Nelayan Pencari Ikan Berhasil ditemukan Selamat


BULELENG --- Seorang nelayan asal banjar dinas Kubuanyar, Desa Kubutambahan, Buleleng dikabarkan belum kembali dari melaut Sabtu (17/8/2019) petang. Korban atas nama Kadek Suardika (35) melaut sejak dini hari, sekitar pukul 03.00 wita. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa siang harinya sepupu korban sempat bertemu di tengah laut, ketika ia hendak kembali menepi ke pantai. Saat itu korban sedang mengisi bahan bakar, namun hingga malam hari Suardika belum juga kembali.

"Kantor Basarnas Bali mendapatkan laporan kejadian tersebut pada pukul 23.30 Wita dari bapak Duala dan segera kami kerahkan personil," ungkap I Made Junetra selaku pelaksana harian Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali). Diperkirakan posisi korban berada di Perairan Pantai Kubutambahan, seputaran koordinat 8°2'42.37"S115°12'21.98"E. 

Upaya pencarian dengan menggunakan rubber boat mulai dilakukan sejak pagi tadi, Minggu (18/8/2019). Unsur SAR yang dikerahkan Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng dengan 6 orang personil; Polsek Kubutambahan dengan 2 orang personil; Babinkamtibmas Desa Kubutambahan dengan 1 orang personil; BPBD Kabupaten Buleleng dengan 2 orang personil; keluarga korban dan nelayan setempat. Selain menggunakan rubber boat, pencarian juga dilakukan dengan mengerahkan jukung-jukung milik nelayan setempat.

Akhirnya pada pukul 08.15 Wita tim SAR gabungan bersama nelayan setempat berhasil menemukan Suardika dalam keadaan selamat di posisi 7°55.684'S-115°10.225'E, yakni 8 NM arah utara dari pantai Kubutambahan. Dari penuturannya, bahwa tiba-tiba jukungnya menabrak rumpon karena mengantuk dan bagian belakang alami rusak parah. Ia pun berusaha bertahan di rumpon dan mengikatkan jukungnya, sembari menunggu datangnya bantuan. "Awalnya korban ditemukan oleh nelayan setempat, kondisinya terlihat lemas kelelahan, selanjutnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga," jelas Junetra.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Dewa Hendrik sempat berbicara dengan Suardika. Ia bercerita tentang kronologis kejadian hingga ia terapung-apung di lautan. "Tadi ketika diajak berbicara keadaannya sudah membaik, melihat  keadaan jukungnya yang hancur, beruntung ia selamat," ucap Hendrik saat ditemui di lokasi Pantai Kubutambahan. (ay/hms dps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Recylia
18 August 12:10 WIB