TERJATUH DARI DERMAGA, GUPRAN DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA


KARANGASEM --- Operasi SAR yang dilakukan tim SAR gabungan pada hari kedua akhirnya membuahkan hasil. Satu orang korban yang terjatuh dari dermaga di Pelabuhan Padangbai ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya terapung-apung di sekitar lokasi kejadian, yakni 10 meter arah tenggara dari posisi awal korban terjatuh.

Basarnas, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bersama dengan potensi SAR telah melakukan pencarian sejak pagi tadi. Sebanyak 28 personil dibagi dalam beberapa area pencarian. Dua diantaranya melakukan penyelaman dengan fokus pada titik diduga korban berada. "Seluruh pergerakan sudah dilakukan sesuai dengan rencana operasi SAR," ungkap Ketut Gede Ardana, S.E. selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Sejak awal ia memprediksi bahwa penemuan korban tidak akan jauh dari lokasi awal ia terjatuh, karena arus di pinggir dermaga tidak terlalu kuat. "Seperti yang sudah-sudah, pada kejadian seperti ini, jenasah korban biasanya tidak terseret jauh oleh arus. Setiap tahapan dalam upaya pencarian korban selalu kami pelajari dan analisa, untuk selanjutnya dijadikan bahan pertimbangan apabila ada kejadian yang serupa," tegasnya. Menurutnya dengan pola seperti itu pelaksanaan operasi SAR menjadi lebih efektif.

WhatsApp Image 2018-11-14 at 8.22.26 AM.jpeg

Ketika ditemukan posisi korban tertelungkup dan masih melekat di tubuhnya celana pendek serta jaket berwarna biru. "Sekitar pukul 19.30 Wita ada yang melihat benda mencurigakan terapung-apung tak jauh dari kapal yang sandar di dermaga," tutur Ardana. Berselang 30 menit korban sudah berhasil dievakuasi ke dermaga, selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Karangasem menggunakan Ambulance Puskesmas Manggis.

WhatsApp Image 2018-11-14 at 8.24.15 AM.jpeg

Dengan telah ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai. Ardana menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh potensi SAR yang terlibat selama proses pencarian korban berlangsung, diantaranya dari Polsek KP3 Padangbai, Pol Air Polres Karangasem, TNI AL Pelabuhan Padangbai, Syahbandar Pelabuhan Padangbai, ASDP Pelabuhan Padangbai, KSOP Pelabuhan Padangbai, Balawista Karangasem, dan Puskesmas Manggis I.

Diberitakan sebelumnya, Gupran pemuda 28 tahun asal Kota Mataram terjatuh dari Dermaga Padangbai. Kronologis kejadian bermula ketika ia nekat melompat menuju kapal yang sudah lepas sandar. Seorang rekan korban memberikan kesaksian, dimana kala itu Gupran tiba-tiba saja pergi, karena lelah ia tak mengindahkannya. Sekitar pukul 03.10 Wita terdengar bunyi orang terjatuh berbarengan dengan sebuah kapal yang melaju menjauhi dermaga. Dengan kondisi mesin kapal yang menyala dan baling-baling berputar, tubuh korban tak sanggup menahan arus air hingga menariknya semakin ke dalam dan hilang dari permukaan. (ay/ hms dps)



Kategori Berita Kansar , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : ratri dwiyani
9 November 8:00 WIB