UPAYA SAPU BERSIH WARGA DI SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 1


KARANGASEM - Tim SAR gabungan memfokuskan wilayah evakuasi di 3 titik KRB 2 dan KRB 1, Rabu (27/9). Basarnas Kantor SAR Denpasar bersama dengan potensi SAR lainnya bergerak dari Pos Komando Tanah Ampo pada pukul 09.00 WITA.

ERUPSI1.jpg

Sebelumnya mereka mendapatkan pengarahan dari Kepala Kantor SAR Denpasar, Ketut Gede Ardana, S.E. selaku SMC (SAR Mision Coordinator) dalam cluster pencarian dan pertolongan terkait evakuasi warga dari sekitar Gunung Agung yang berada dalam kondisi awas atau Level 4.

ERUPSI2.jpg

Ardana menekankan pentingnya peranan petugas komunikasi dalam memonitor pergerakan tim. Jaringan komunikasi haruslah terintegrasi dengan pos komando sehingga mempermudah pengendalian upaya evakuasi. Kekompakan serta semangat kemanusian harus dijaga bahkan ditingkatkan. "Mengingat kegempaan yang lebih sering terjadi akhir-akhir ini, maka pergerakana personil di lapangan harus betul-betul terpantau, karena kaitannya dengan keselamatan mereka," ungkapnya. Sistem komunikasi ini juga dibackup dengan sistem dispet digilog, sehingga dari posko komando dapat melihat pergerakan Alut. Ardana menjelaskan bahwa dengan sistem tersebut petugas posko komando dapat mengingatkan personil di lapangan apabila mereka berada di Kawasan Rawan Bencana.

ERUPSI3.jpg

Tim SAR gabungan yang terbagi dalam 3 SRU melakukan evakuasi di daerah Desa Bungaya, Desa Tulamben dan Desa Pringsari. Keseluruhan warga yang dapat terevakuasi sebanyak 676 orang, 5 diantaranya mengalami gangguan jiwa dan langsung dibawa ke RSJ Bangli. Kali ini tim SAR juga mengevakuasi binatang peliharan. Tindakan ini dilakukan agar warga mau untuk dievakuasi ke tempat yang aman, di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB). Seluruh wilayah yang telah ditandai harus dikosongkan secepatnya sehingga dapat meminimalisir korban jiwa. Beberapa warga ada yang berinisiatif mengungsi secara mandiri menggunakan mobil ataupun motor. Proses evakuasi berlangsung hingga petang, seluruh tim SAR gabungan sudah merapat di Posko Komando Tanah Ampo sekitar pukul 20.00 WITA. Potensi SAR dalam wilayah kerja Karangasem yang ikut terlibat diantaranya BPBD, PMI , Kodim 163 Karangasem, Polres, Damkar, Satpol PP, Brimob, Sabhara, Dinas Kesehatan, sarta para relawan. (ay/ hmsdps)

ERUPSI6.jpg



Kategori Bencana Nasional , Bencana .
Pengunggah : denpasar