KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


BASARNAS GANDENG STAKEHOLDER DI PROVINSI BALI DEMI SUKSESKAN INSARAG ASIA-PACIFIC REGIONAL EARTHQUAKE RESPONSE EXERCISE (AP ERE) 2022


 


JIMBARAN --- Hari ke 2 (dua) rapat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam rangka recce mission turut mengundang instansi terkait di Provinsi Bali. Dalam rapat persiapan AP ERE tersebut diawali paparan dari Basarnas tentang skenario kegiatan yang akan diselenggarakan pada bulan September 2022. Tamu undangan yang datang diantaranya dari Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kantor Otoritas Bandara  IV I Gusti Ngurah Rai, PT. Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Polres kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai I Gusti Ngurah Rai, Kantor Imigrasi I Gusti Ngurah Rai, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Buleleng, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, PMI Provinsi Bali.

Menanggapi paparan yang disampaikan dari Basarnas, para peserta rapat menyambut baik rencana penyelenggaraan event internasional tersebut. Pada prinsipnya mereka akan memberikan dukungan penuh, namun ada beberapa ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan terkait mekanisme masuknya  pelaku perjalanan luar negeri. Kesuksesan acara AP ERE sudah pasti akan mendongkrak sektor pariwisata di Bali yang sempat menurun karena dampak pandemi covid 19.

Yopi Haryadi, M.H. selalu Direktur Excon pada kegiatan AP ERE menjelaskan skenario dan ia nantinya akan mengkoordinir keseluruhan Excon dan para pemain dalam simulasi. Simulasi nantinya akan menggambarkan jalur koordinasi nasional ataupun lintas negara apabila terjadi gempa, dengan kronologis kejadian seolah-olah berada di Kabupaten Buleleng. Kelanjutan dari kegiatan di Bali ini  akan kembali dilakukan rapat secara daring yang diikuti excon nasional ataupun luar negri. (ay/hmsdps



Kategori Berita Kansar , General Berita , Agenda Pusat .
Pengunggah : Liana
18 July 12:33 WIB