KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


DERASNYA ARUS SUNGAI YEH HO AKIBATKAN 1 ORANG HILANG 


TABANAN --- Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah bali mengakibatkan debit air sungai meluap, salah satunya sungai yang berada di Desa Belumbang Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Derasnya aliran sungai Yeh Ho pagi tadi menelan korban jiwa. I Ketut Susila Adnyana (47) terseret arus saat menyebrangi sungai, Minggu (9/2/2020).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapatkan informasi kejadian tersebut pada pukul 11.15 Wita. Seorang pelapor bernama Ida Bagus Nata mengungkapkan kronologis kejadian. Korban yang merupakan warga setempat hendak kembali ke rumahnya usai mencari rumput bersama 3 orang rekannya. Namun nahas, Ketut Susila terseret air sungai yang mengalir deras. Menurut pelapor estimasi waktu kejadian sekitar pukul 10.30 Wita.

"Satu tim rescue langsung diberangkatkan dari Kantor Basarnas Bali yang berada di Jimbaran, tadi jam 13.10 Wita tim sudah tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi," ungkap Gede Darmada, S.E., M.AP. selaku Kepala Kantor Basarnas Bali. Berdasarkan pantauan tim rescue di lokasi terlihat debit air mengalir deras dari arah utara sungai. "Jika pencarian di sungai biasanya personil langsung  turun ke sungai berikut tim penyelam dan melakukan penyisiran secara manual, namun tadi kondisinya tidak memungkinkan sehingga tim SAR gabungan penyisiran di pinggiran sungai," jelas Darmada. 

Sampai dengan saat ini, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Kerambitan, BPBD Tabanan, Babinsa Kerambitan dan masyarakat masih terus berupaya mencari korban. (ay/ hms dps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Daru Nugroho
9 February 14:23 WIB