KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


ISF-INSARAG Asia Pasific 2011 : Demo Operasi SAR


DENPASAR – Matahari baru saja menyingsing di ufuk timur Pulau Dewata. Masyarakat Denpasar Bali tengah melakukan aktifitasnya sehari-hari. Tiba-tiba saja, gempa berkekuatan 7,5 SR mengguncang. Gempa yang terdeteksi pada koordinat 8° 35’ 00’82” LS - 115° 13’ 18’38” BT itu berlangsung selama 56 detik. Masyarakat Denpasar Bali panik. Mereka berhamburan keluar rumah.

Tidak hanya itu, gempa yang berpusat pada jarak 25 Km sebelah selatan Kota Denpasar dengan kedalaman 20 kilometer itu mengakibatkan tsunami. 12 menit kemudian, tsunami yang ditakutkan itu benar-benar terjadi. Gelombang setinggi 15 meter menyapu puluhan kapal dan perahu yang sedang berlayar. Perlahan-lahan, tsunami bergerak menuju pesisir pantai. Tanpa ampun lagi, gelombang dahsyat itu meluluhlantakkan pemukiman warga, merusak infrastruktur, sarana prasarana dan fasilitas pelayanan public. Sebagian Kota Denpasar Lumpuh. Ratusan masyarakat hilang.

Basarnas langsung merespon bencana tersebut. Operasi SAR digelar. Basarnas mengkoordinir operasi SAR baik laut, udara maupun darat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga langsung menggerakkan seluruh potensi yang ada seperti, TNI, Polri, Kesbanglinmas, PMI, Kemensos, LSM dan semua institusi yang bergerak di bidang SAR untuk melakukan operasi tanggap darurat.

Di laut, tim rescue Basarnas melakukan searching dan melakukan evakuasi terhadap korban yang terapung-apung di laut. Tim SAR mengerahkan puluhan Rubber Boat, Sea Reader, dan Riggit. Tidak hanya itu, Basarnas juga mengerahkan 2 heli rescue untuk mengevakuasi korban di laut dengan hoise maupun rescue net. Sementara di darat, tim rescue Basarnas berusaha menyelamatkan korban yang tertimbun reruntuhan dengan teknik Collapse Structure Search and Rescue (CSSR) dan melakukan pertolongan pertama pada korban dengan Medical First Responder (MFR).

Itulah demo operasi SAR yang berlangsung pada hari ketiga pada acara International Search and Rescue Forum International Search and Rescue Aviation Grup (ISF-INSARAG) Asia Pasific Regional Meeting 2011, Rabu (20/07/2011) pukul 10.00 di Pantai Patra, persis di sebelah utara runway Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Demo operasi SAR ini diprakarsai oleh Diropslat Basarnas dengan mengerahkan tim rescue dari Basarnas Pusat, Kantor Basarnas Bali, bersama potensi SAR dari TNI, Polri, Kesbanglinmas Bali, PMI, dan life guard Balawista Pantai Kuta. Demo ini disaksikan oleh seluruh delegasi dari 21 negera peserta.

Sementara pada hari kedua kemarin, setelah pembukaan dan lounching SAR Goes to School, berlangsung diskusi dengan tema “Enchanging SAR Cooperation under the Framwork of International Organisations. Diskusi pada sesi pertama itu dimoderatori oleh Mr. Dicku Komar, Minister Counsellor Permanent Representative of the Republic of Indonesia untuk United Nations Geneve. Para pembicara yang hadir, masing-masing Mr Rajan Gengaje, Regional Disaster Response Adwiser OCHA Region Office Bangkok; Ms. Sharon Rusu, Senior Coordinato UNISDR, Prof. Dr. Martono, ICAO Expert; Capt. Hadi Supriyono, Vice Chairman of COMSAR Sub Commite IMO; Capt. Hartmut Hesse, Director Maritime Safety IMO.

Pada sesi kedua, membahas tentang Strengthening Regional SAR Cooperation in ASEAN dengan moderator Mr Sugiarto, SAR Expert dari Indonesia. Para pembicaranya, masing-masing Mr Soegeng Raharjo, Ispector General Ministry of Fereign Ministry of Foreign Affairs Indonesia; Ms. Adelina Kamal dan Ms. Megasari Widyaty dari Sekretariat ASEAN; serta Mr Hadi Lukmono, Deputy for SAR Operation Basarnas.

Sedangkan pada sesi ketiga, membahas tentang Promoting SAR Operaation Efficiency through Coordination by Government and Non-Government Agencies (NGOs) yang dimoderatori oleh Mr Sutono, Director for Communication Basarnas. Pembicara yang dihadirkan dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Mr Dody Ruswandi, Deputy for Emergency Management BNPB.

Seminar berlangsung sampai pukul 17.30 WITA. Malamnya, seluruh delegesi dijamu makan malam di Tablingan Pool Side Patra Bali Hotel. Diskusi pada hari keempat, Rabu (20/07/2011) pagi ini tengah berlangsung. Diskusi lanjutan dengan tema Promoting SAR Operaation Efficiency through Coordination by Government and Non-Government Agencies (NGOs). Hanya berganti pembicara. Kali ini, Mr Dewey Perks Disaster Resources Unit Leader USAID/OFDA dan Mr Philip Charleworth, International federation of Red Cross and Red Crescent Societies. (ab)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
20 July 18:30 WIB