KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


KANTOR SAR DENPASAR MEMBAWA PULANG PERUNGGU


PALEMBANG – Dalam rangka meningkatkan profesionalitas, Badan SAR Nasional (Basarnas) menggelar 5th National SAR Challenge 2016 selama lima hari dari 17 hingga 21 Mei 2016 bertempat di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang. Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas), FHB Soelistyo diikuti oleh 34 Kantor SAR seluruh Indonesia. “Adanya kegiatan ini tentunya menjadi evaluasi dan upaya peningkatan pelaksanaan penyelamatan korban saat musibah terjadi,” jelas Bambang Soelistyo.Indonesia dengan cakupan wilayah yang luas mempunyai potensi bencana sehingga diperlukan rescuer-rescuer yang tangguh dan handal. Setiap tim dari Kantor SAR terdiri dari 7 personil dengan seorang komandan tim dan 2 orang cadangan. Adapun kategori SAR challenge, perseorangan dan beregu yang nantinya akan memperebutkan terbaik satu, dua, dan tiga dari masing-masing kategori. Sebanyak tujuh materi diperlombakan pada event ini, yaitu skill events, vehicle accident rescue (VAR), water rescue, high angle rescue technique (HART), collapsed structure search and rescue (CSSR), confined space rescue (CSR), dan ketahanan fisik. Sebelum menghadapi perlombaan tersebut, Kantor SAR Denpasar telah mempersiapkan diri dengan antusias. Selain kesiapan juga diperlukan adanya kerjasama tim, kekuatan fisik, dan kepercayaan diri. Selama latihan berlangsung, Kepala Kantor SAR Denpasar, Didi Hamzar S.Sos., M.M. ikut mengawasi secara langsung. Beberapa simulasi teknik evakuasi dilakukan di lapangan belakang Kantor SAR Denpasar. “Kalah menang bukanlah yang utama, terpenting kita sudah berusaha dan mempersiapkan maksimal, dan ini menjadi kesempatan untuk pembinaan dan melihat implementasi dari diklat-diklat yang telah mereka lalui,” ungkapnya. Pada akhir kompetisi, terpilih sebagai juara umum adalah Kantor SAR Lampung yang membawa pulang 5 piala, juara pertama skill event, juara ketiga vehicle accident rescue, juara ketiga water rescue, juara ketiga collapsed structure search and rescue, dan juara pertama convined space rescue. Sementara itu Kantor SAR Denpasar berhasil memperoleh perunggu di challenge confined space rescue, Meskipun tak jatuh sebagai juara umum, Didi Hamzar mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas upaya tim dalam merah 1 mendali. “Kedepannya kita harus terus meningkatkan kemampuan dengan berlatih secara rutin dan membangun fisik yang fit, jadi jangan berkecil hati jika belum dapat menyabet juara umum” tegasnya. Penutupan ajang bergengsi tahunan Basarnas yang ke-5 tersebut dilakukan oleh Deputi Operasi SAR Mayjen Heronimus Guru, M.Si (Han) Sabtu malam. SAR Challenge menjadi ajang pembuktian rescuer baik secara individu maupun secara tim. Bagaimana kompetensinya, baik secara tehnik individu maupun kerja sama tim. Yang paling utama adalah bagaimana mengimplementasikan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas-tugas yang sebenarnya dalam melayani masyarakat. (ay/ hms dps)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
29 October 18:16 WIB