KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


PENCARIAN HARI KETIGA, SEORANG PEMANCING YANG TERHANTAM OMBAK AKHIRNYA DITEMUKAN


BENOA --- Pemancing yang tenggelam pada hari Rabu (18/5/2022) akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Pada operasi SAR hari ke3, tim telah memulai pencarian sejak pagi hari dengan menggerakkan RIB (Rigid Inflatable Boat) dari Dermaga Pasir, Pelabuhan Benoa.
 Sebanyak 6 personil dari Kantor Basarnas Bali dan 5 ABK KN SAR Arjuna 229 melakukan pencarian di seputaran lokasi. "Kurang lebih pukul 08.45 Wita korban, Made Suwitra (25) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," terang Gede Darmada, S.E., M.A.P., Kepala Kantor Basarnas Bali. Lokasi penemuan di seputaran Pelabuhan Benoa, yakni 700 M arah barat LKP, pada koordinat 08°44'59.84"S - 115°12'53.67"T. "Jenasahnya terapung-apung dan ditemukan oleh nelayan setempat, kemudian mereka bawa ke Dermaga Pasir, Pelabuhan Benoa," imbuhnya. Selanjutnya korban dibawa menuju RSUP Sanglah dengan menggunakan ambulance BPBD Provinsi Bali.

Selama operasi SAR berlangsung melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, Lanal Denpasar, Pol Air Mabes Polri, Pol Air Polda Bali, SAR Samapta Polda Bali, KP3 Pelabuhan Benoa, Pol Air Polresta Denpasar, Linmas Pedungan, BPBD Provinsi Bali, Potensi SAR Radio 115, relawan SAR, pihak keluarga korban serta nelayan setempat.

Diberitakan sebelumnya seorang pemancing hilang tenggelam ketika jukungnya terhantam ombak di jalur pelayaran Pelabuhan Benoa, seputaran Bui 4. Dalam kejadian tersebut 1 orang berhasil diselamatkan sementara 1 lainnya hilang terseret ombak. (ay/hmsdps)