KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


Seorang Wna Jepang Ditemukan Tak Bernyawa Di Pantai Atuh Nusa Penida


KLUNGKUNG - - - Nasib naas dialami, Kiyohara Kazuki (22) seorang WNA Jepang. Dirinya jatuh ke laut setelah menyisiri bebatuan di Pantai Atuh, Nusa Penida,  Klungkung pada Rabu, 4 Maret 2020 sekira pukul 11.00 Wita. Dari keterangan yang dihimpun di lokasi, warga sempat melihat WNA tersebut berjalan kaki menyisiri batu hingga ke tengah pantai.Tiba -  tiba korban jatuh di sekitar palung laut yg dalam. Korban kemudian meminta tolong hingga beberapa kali. Teriakan terakhir korban baru di dengar wisatawan lainnya yang berada di lokasi. Wisatawan lainnya bergegas memberikan pertolongan namun korban tenggelam hingga beberapa menit. Korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi di pinggir pantai oleh wisatawan lainnya. Korban sempat diberikan nafas bantuan namun tidak bereaksi.
 
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) melalui Unit Siaga SAR Nusa Penida menerima laporan kejadian sekira pukul 12.25 Wita dan Langsung mengerahkan Tim Rescue yang berjumlah 4 orang untuk melakukan evakuasi. Setibanya di lokasi Tim Rescue di bantu unsur SAR gabungan langsung mengevakuasi korban dari pinggir pantai menuju atas. Dari keterangan Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida,  Cakra Negara, saat akan dievakuasi korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. "terdaoat beberapa lebam di tangan korban" terangnya. Selanjutnya sekira pukul 14.05 Wita korban dibawa menuju RS. Pratama Nusa Penida untuk dievakuasi.
 
Disisi lain Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar,  Gede Darmada, S.E.,M.AP. mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap unsur SAR yang terlibat dalam proses evakuasi. Kedepannya beliau menghimbau agar masyarakat yang melihat kecelakaan /kondisi membahayakan jiwa manusia agar segera melaporkan kepada Basarnas. Dengan demikian penanganan bisa lebih cepat dan korban dapat diminimalisir.(krs)
 
 
 



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Recylia
4 March 17:10 WIB