KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


TIM SAR TEMUKAN KORBAN TENGGELAM DI BENDUNGAN PALASARI


MELAYA --- Pelajar yang dilaporkan tenggelam di Bendungan Palasari, Kecamatan  Melaya, Kabupaten Jembrana akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan, Rabu (18/3/2020) siang.  Korban atas nama Kadek Arta Ika Putra (16 / kelas 3 SMP) ditemukan  dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 11.15 Wita.

"Lokasi penemuannya berada kurang lebih 20 meter arah selatan dari titik awal korban tenggelam," jelas Gede Darmada, S.E., M.AP., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Selanjutnya jenasah korban dibawa menuju Rumah Sakit Umum Jembrana menggunakan ambulance Puskesmas Melaya.

Tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian sejak pagi tadi. Diturunkan 2 orang penyelam secara bergantian dan juga penyisiran di sekitar dam bendungan tersebut. "Setelah upaya penyelaman selama beberapa menit di sorti ke tiga korban muncul ke permukaan tak jauh dari aliran dam," ungkapnya. Menurutnya korban tertarik arus bawah hingga pada posisi itu dan tidak hanyut jauh dari tempat awal tenggelamnya. Masyarakat yang berada di atas bendungan sempat melihat korban muncul sebagian tubuhnya namun kembali tenggelam. Selanjutnya dilakukan penambahan personil yang turun dan melakukan penyisiran. Berselang 20 menit, jenasahnya kembali muncul ke permukaan dan segera diraih untuk ditarik ke darat. Pada operasi SAR hari ke dua SRU yang terlibat terdiri dari Basarnas Bali 10 orang, Brimob Polres Jembrana 13 orang, Polair Polres Jembrana 4 orang, Polres Jembrana 3 orang, Polsek Melaya 2 orang, BPBD Jembrana 4 orang, Kelompok diving lokal 2 orang dan masyarakat serta korban setempat.   

Diberitakan sebelumnya 2 orang pelajar SMP 1 Melaya tenggelam di Bendungan Palasari, Kecamatan  Melaya, Kabupaten Jembrana. Korban merupakan warga Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Jembrana atas nama Kadek Wirasatya Dirangga (12 / kelas 1 SMP) dan Kadek Arta Ika Putra (16 / kelas 3 SMP) pada hari Selasa (17/3/2020) sekitar pukul 12.30 Wita. Tragedi itu berawal saat topi salah satu korban terjatuh ke sungai, dan saat berusaha mengambilnya justru mereka terseret arus dan menghilang. Satu orang korban atas nama Kadek Wirasatya Dirangga berhasil diketemukan hari itu juga, yakni 1 jam 15 menit setelah kejadian dalam keadaan meninggal dunia, kemudian dibawa ke Puskesmas Melaya menggunakan ambulance. Bersamaan telah terevakuasinya seluruh korban maka operasi SAR dihentikan. (ay/ hms dps)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : Recylia
18 March 11:20 WIB