KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR (0361) 703300


TINGKATKAN SINERGITAS, BASARNAS BALI AUDIENSI DENGAN WAKIL BUPATI BADUNG


TINGKATKAN SINERGITAS, BASARNAS BALI AUDIENSI DENGAN WAKIL BUPATI BADUNG

BADUNG --- Koordinasi lintas instansi memiliki peranan penting dalam kelancaran pelaksanaan tugas. Sebagai perpanjangan tangan dari Basarnas, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar secara berkelanjutan terus melakukan audiensi bersama perangkat daerah yang ada di Provinsi Bali. 

Kesempatan kali ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada, S.E., M.AP. bertandang ke Kantor Wakil Bupati Badung, Rabu (19/8/2020). Wakil Bupati (Wabup) Badung, Drs. I Ketut Suiasa, S.H. menyambut baik audiensi tersebut. 

Turut mendampingi Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan serta Kepala Sub Bagian Umum Basarnas Bali. Menjadi topik pembahasan diantaranya terkait eksistensi Basarnas dalam memberikan pelayanan SAR. Darmada mengutarakan bahwa kejadian yang seringkali ditangani Basarnas Bali adalah kecelakaan di perairan. Menurutnya laporan orang hilang, baik pemancing ataupun nelayan seringkali berada di area yang tak jauh berbeda. "Belakangan ini posisi nelayan atau pemancingan yang hilang tak jauh dari pantai, sebenarnya angka kecelakaan tersebut bisa ditekan jika mereka menggunakan alat keselamatan," tutur Darmada. Wakil Bupati pun sepakat dengan hal tersebut. Untuk itu ia ingin mengikut sertakan Basarnas Bali dalam patroli, melihat tren nelayan yang alami kecelakaan cukup tinggi.

I Ketut Suiasa menekankan pentingnya sinergi antara unit pelaksana  teknis yang ada di daerah dengan pemerintah daerah. "Tujuan kita sama sehingga memang bisa bersinergi melalui berbagai kegiatan dan koordinasi," jelasnya. Yang dirasakan selama ini hubungan antara Basarnas dan BPBD sudah berjalan berdampingan dan terarah.

Basarnas Bali juga telah menjalin komunikasi dengan dinas perikanan, dimana dalam mendukung keselamatan nelayan atau pemancing bisa saling mendukung. "Sosialisasi keselamatan bagi mereka yang sering beraktifitas di perairan perlu diupayakan, sehingga bisa menekan jumlah kecelakaan," imbuh Darmada. Tak kalah pentingnya dalam pembicaraan tersebut disinggung terkait sinergitas antara Basarnas Bali dengan Balawista, dimana perlu adanya persamaan frekuensi komunikasi untuk mempercepat pelaporan dan tingkatkan respon time. 

Pertemuan berlangsung hingga pukul 14.00 Wita, selanjutnya ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama. Diharapkan usai pembicaraan kali ini dapat memberikan kontribusi ke depan yang lebih baik, untuk pelayanan jasa SAR kepada masyarakat. (ay/ hms ayu)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Pusdatin
19 August 8:00 WIB