<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="https://denpasar.basarnas.go.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title><![CDATA[RSS Feed]]></title>
        <link><![CDATA[https://denpasar.basarnas.go.id/feed]]></link>
        <description><![CDATA[Basarnas RSS Feed.]]></description>
        <language>id-ID</language>
        <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:03:31 +0700</pubDate>

                    <item>
                <title><![CDATA[BASARNAS MENDUKUNG PENUH LATIHAN KESIAPSIAGAAN OPERASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/basarnas-mendukung-penuh-latihan-kesiapsiagaan-operasional-penanggulangan-bencana-gempa-dan-tsunami</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">DENPASAR ---- Latihan aplikasi lapangan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami Kogabwilhan II Tahun 2026 yang melibatkan berbagai unsur dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang diprakarsai Kogasgabpad Kodam IX/Udayana tersebut digelar di dua tempat, kawasan Pantai Merta Sari, Denpasar, Bali dan Lapangan Niti Mandala, Renon.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Pada latihan kali ini Basarnas (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar) turut terlibat dalam cluster SAR, dengan menggerakan Alut laut serta Alut Udara.<span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp; </span>Skenario latihan yang diaplikasikan dalam LKO Kogabwilhan II inj dikategorikan sebagai bencana berskala besar.<span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp; </span>Disimulasikan terjadi bencana gempa dengan kekuatan 8.9 SR berpusat di laut, sehingga mengakibatkan terjadinya tsunami. Warga yang menjadi korban bergegas melakukan evakuasi secara mandiri. Sementara itu, ada pula korban yang memerlukan bantuan evakuasi.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_74574782411786333089302.jpg"></span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Basarnas yang berada pada cluster SAR menggerakkan tim CSSR untuk mengevakuasi korban yang tertimpa pohon. Tim laut,, yakni rubber boat dan KN SAR Arjuna 229 melakukan penyisiran untuk mencari korban yang terseret gelombang tsunami. Korban yang berhasil ditemukan di laut dan membutuhkan penanganan medis cepat langsung dibawa dengan menggunakan helikopter Basarnas AW 139. Diturunkan 1 personel dengan menggunakan hoist untuk menjangkau korban dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat. Heli juga diperbanrukan untuk mendistribusikan logistik. Dari pagi hari hingga siang tadi, keseluruhan latihan berjalan dengan aman dan lancar.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Latihan tersebut dihadiri Gubernur Bali , Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muzafar, S.Sos., M.M., didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto selaku Pangkogasgabpad, serta para pejabat di lingkungan Mabes TNI, Kogabwilhan II dan Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar juga hadir dan langsung menyaksikan simulasi latihan hingga selesai.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Unsur yang terlibat latihan diantaranya dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara di jajaran Kogabwilhan II, serta bersinergi dengan BASARNAS (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, BPBD, POLRI, pemerintah daerah, unsur kesehatan, kementerian/lembaga terkait dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Masing-masing yang bergabung dalam latihan saling bersinergi serta menjalankan tugas dan fungsinya sesuai prosedur secara profesional dan proporsional.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_15725143821786333104410.jpg"></span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Pelaksanaan LKO dirasa perlu dilaksanakan di Bali karena mempertimbangkan kondisi geografisnya, dimana memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami. Bali merupakan kepulauan kecil yang dikelilingi lautan, letaknya berada di dekat zona tumbukan lempeng tektonik aktif (zona subduksi) di selatan dan sesar lokal di daratan. Lebih dari 150 desa di wilayah pesisir Bali masuk dalam zona bahaya tsunami. Kondisi tersebut menuntut seluruh unsur terkait untuk senantiasa memiliki kesiapsiagaan serta kemampuan bertindak secara cepat, tepat, terpadu dan terkoordinasi.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">&ldquo;Kami dari Basarnas mendukung penuh adanya latihan ini agar berjalan sukses, lebih dari 35 personel dilibatkan, selain itu juga menggerakkan heli, kapal SAR dan Alut darat serta laut lainnya,&rdquo; ungkap I Nyoman Sidakarya, S.H., M.M. Menurutnya sinergitas lintas sektoral ini penting untuk memperkuat kesiapan apabila nanti harus dihadapkan pada kondisi sesungguhnya. Siapa dan melaksanakan apa dalam tugas dan fungsinya menjadi lebih jelaa dan alur prosedurnya pun terorganisir dengan baik.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_1985749731786333113739.jpg"></span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Disela rangkaian kegiatan latihan ini, pihak penyelenggara juga melakukan bakti sosial dengan membagi-bagikan kurang lebih 1.200 paket sembako kepada masyarakat di sekitar wilayah latihan. Selain itu, dilaksanakan bakti kesehatan berupa pengobatan gratis di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Pada penutupan acara tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima piagam penghargaan karena telah memberikan kontribusinya dengan menjadi bagian dalam LKO Kogabwilhan II. Ia mengapresiasi dan berbangga karena bisa terlibat sejauh ini dalam latihan gabungan tersebut. Menurutnya sebagai instansi yang mengemban tanggung jawab di bidang pencarian dan pertolongan wajib hadir memberika kontribusinya di setiap langkah-langkah untuk membangun kesiapan menghadapi kondisi darurat demi bisa mewujudkan rasa aman dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. (ay/hmsdps)</span></sub></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13964</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:03:04 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[BASARNAS BALI TURUT TERLIBAT DALAM APEL GELAR PASUKAN LKO KOGABWILHAN II]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/basarnas-bali-turut-terlibat-dalam-apel-gelar-pasukan-lko-kogabwilhan-ii</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.H., M.M. turut menghadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Kogabwilhan II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jumat (7/8/2026). Apel dipimpin oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II), Marsekal Madya TNI Muzafar, S.Sos., M.M.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Apel gelar pasukan ini merupakan upaya mewujudkan kesiapan Kogasgabpad IX/Udayana dalam operasi membantu Pemerintah Provinsi Bali menghadapi potensi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami, dan tentunya dengan dukungan dari unsur SAR lintas instansi. Latihan tersebut bertujuan menguji kesiapan personel, peralatan, serta mekanisme komando dan pengendalian dalam menghadapi situasi darurat.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_57175514011786331156893.jpg"></span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Keterlibatan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar yang berada pada cluster SAR, menjadi wujud sinergitas solid dalam memperkuat kapasitas penanggulangan bencana. "Besar harapannya, secara bersama-sama mampu menciptakan respon time yang cepat dan tepat, dengan tidak mengenyampingkan profesionalitas dan kompetensi yang teruji demi melindungi masyarakat secara optimal," ungkap Sidakarya.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_89729411821786331173783.jpg"></span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Pelaksanaan LKO kali ini berfokus pada pembahasan dan penerapan mekanisme Subject Matter Expert Exchange (SMEE) atau Pertukaran Pakar Bidang. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi formal bagi para spesialis dari berbagai organisasi. Nantinya dalam simulasi latihan, peranan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar untuk menangani korban gempa yang memerlukan penanganan khusus dan evakuasi. "Keterlibatan Basarnas Bali dalam latihan ini kami upayakan secara maksimal demi lancarnya kegiatan, selain pengerahan personel, kami juga menurunkan Alut darat, laut dan juga udara," tutupnya.<span style="mso-spacerun: yes;">&nbsp; </span>(ay/hmsdps)</span></sub></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13963</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:02:24 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[SATU ORANG PENGEMUDI BERHASIL DIEVAKUASI DALAM KONDISI SELAMAT PADA KECELAKAAN DUA TRUK DI GEROKGAK]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/satu-orang-pengemudi-berhasil-dievakuasi-dalam-kondisi-selamat-pada-kecelakaan-dua-truk-di-gerokgak</link>
                <description><![CDATA[<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">BULELENG &ndash; Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pengemudi yang terjepit di dalam kabin truk akibat kecelakaan yang melibatkan dua unit truk di Jalan Raya Singaraja&ndash;Gilimanuk, Dusun Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis (6/8/2026). Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 13.10 Wita dari Daud selaku petugas PMI Kabupaten Buleleng. Berdasarkan laporan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 Wita dan mengakibatkan satu orang pengemudi terjepit di dalam kendaraan sehingga memerlukan penanganan khusus untuk proses evakuasi.Diketahui identitas korban atas nama Kadek Budi Artawan (42), warga Banjar Dinas Marga Garuda, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas siaga Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng segera melakukan koordinasi dengan Polsek Gerokgak dan PMI Kabupaten Buleleng. "Aksi kami laksanakan pada pukul 13.25 personel pos SAR Buleleng dengan 6 personel berangkat menuju lokasi," terang Kaden Donny Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;"><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_42163957611786330841443.jpg"></span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.45 Wita dan segera melaksanakan asesmen guna menentukan metode evakuasi yang aman. Mengingat kondisi korban terjepit di dalam kabin kendaraan, tim SAR gabungan menerapkan teknik Vehicle Accident Rescue (VAR) menggunakan peralatan ekstrikasi dengan memperhatikan keselamatan korban.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Akhirnya korban berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan dalam keadaan selamat dengan kondisi cedera bagian kaki yang terjepit. "Pada pukul 14.10 kami berhasil mengeluarkan target dalam kondisi dicurigai mengalami cedera pad akaki sebelah kiri Bawah," ungkap Donny. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Puskesmas Gerokgak menggunakan ambulans PMI Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.</span></sub></p>
<p class="MsoNormal"><sub><span style="font-size: 12.0pt; line-height: 107%;">Operasi SAR penanganan khusus tersebut melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri atas Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng sebanyak enam personel, Polsek Gerokgak sebanyak empat personel, PMI Kabupaten Buleleng sebanyak dua personel, serta didukung oleh keluarga korban dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)</span></sub></p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13962</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:03:04 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[DITEMUKAN JUKUNG DALAM KEADAAN KOSONG, DICURIGAI ASMURI JATUH KE LAUT]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/ditemukan-jukung-dalam-keadaan-kosong-dicurigai-asmuri-jatuh-ke-laut</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>JEMBRANA --- Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh saat melaut di Perairan Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Sabtu (1/8/2026). Korban diketahui bernama Asmuri (43), warga Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.</p>
<p>Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada Sabtu (1/8/2026) pukul 05.45 Wita dari Polairud Polres Jembrana. Berdasarkan kronologinya, korban melaut seorang diri dengan menggunakan jukung sejak hari Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Keesokan harinya ada seorang nelayan yang sebuah jukung terombang ambing tanpa awak di sekitar 100 meter arah selatan bibir pantai pada pukul 00.00 Wita oleh nelayan setempat. Dugaan sementara, korban terjatuh ke laut saat melakukan aktivitas penangkapan ikan.</p>
<p>Menindaklanjuti laporan tersebut, Operator Komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan Polairud Polres Jembrana dan Kelompok Nelayan Pantai Medewi guna memperoleh informasi awal serta menyiapkan langkah-langkah pencarian.</p>
<p>Pada pukul 06.05 Wita, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana yang terdiri dari tujuh personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, segera diaksanakan briefing untuk menentukan strategi operasi pencarian.&nbsp;</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_93987497311785722082349.jpg"></p>
<p>Langkah awal, diturunkan 1 unit rubber boat dari Pantai Yeh Sumbul. "Satu unit rubber boat yang diawaki 3 personel memulai pencarian pada pukul 07.20 Wita," terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi dugaan korban terjatuh. Setelah melakukan pencarian selama lebih dari dua jam, mereka kembali merapat dengan hasil nihil.</p>
<p>Operasi kemudian dilanjutkan melalui penyisiran darat seputaran kawasan pantai, dari Pantai Yeh Sumbul ke arah barat sejauh kurang lebih dua kilometer. Koordinasi juga diupayakan dengan wisatawan dan masyarakat sekitar untuk menggali informasi terkait keberadaan korban. Penyisiran berakhir pada pukul 10.41 Wita dan tak juga menemukan titik terang.&nbsp;</p>
<p>SRU darat kembali bergerak pada pukul 14.20 Wita ke arah barat yang dipadukan dengan pemantauan udara menggunakan drone thermal di sekitar kawasan Pantai Yeh Sumbul. Usaha tim SAR gabungan melalui pantauan udara tidak juga menemukan petunjuk keberadaan korban. Selanjutnya, kurang lebih pukul 15.25 Wita, tim SAR gabungan kembali ke titik awal.&nbsp;</p>
<p>Selama berlangsungnya operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Babinsa Medewi, Bhabinkamtibmas Medewi, Polres Jembrana (Satsamapta), Polairud Polres Jembrana, Polsek Pekutatan, Brimob Kompi C Gilimanuk, Potensi SAR 115, Pos TNI AL Pengambengan, Ditpolair Polda Bali, BPBD Kabupaten Jembrana, PMI Kabupaten Jembrana, serta unsur terkait lainnya.</p>
<p>Hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum ditemukan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan bahwa operasi pencarian dilaksanakan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang tersedia serta melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.</p>
<p>Tim SAR gabungan akan melanjutkan kembali pencarian pagi ini, dengan memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat serta masyarakat pesisir di sekitar lokasi kejadian. (ay/hmsdps)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13961</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:03:05 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[KUNJUNGAN 399 PESERTA DIDIK P3MD BATCH I ANGKATAN SOEDIRMAN DI PELABUHAN BENOA]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/kunjungan-399-peserta-didik-p3md-batch-i-angkatan-soedirman-di-pelabuhan-benoa</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>DENPASAR --- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, S.H., M.M. didampingi para kepala seksi menghadiri kunjungan Widya Bhakti Serdik P3MD Batch I Angkatan Soedirman pagi tadi di Pelabuhan Benoa, Rabu, (29/7/2026). Sebanyak 399 peserta didik ini merupakan Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD). Semuanya akan melaksanakan Widya Bhakti di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.</p>
<p>Dalam keterangannya kepada media, Komandan Batch I P3MD Angkatan Soedirman, Marsma TNI Dr. Anton Pallaguna, S.E., M.M., M.Han., M.M.O.A.S., CHRA., CSBA. mengatakan ini adalan program yang digagas oleh Bapak Presiden Republik Indonesia untuk membekali calon - calon pemimpin bangsa agar memiliki best mind dan best heart.</p>
<p>"Jadi mereka mimiliki keluhuran moral sekaligus kecerdasan pikir, dua hal yang cukup penting bagi sosok pemimpin yang menjalankan amanahnya," imbuhnya.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_5933751411785721683563.jpg"></p>
<p>Dipilihnya Taman Pujaan Bangsa Margarana sebagai lokasi widya bhakti adalah menghayati nilai - nilai I Gusti Ngurah Rai dalam perang puputan margarana. Dimana dalam perang tersebut memberikan nilai - nilai kepahlawanan, khususnya yang dapat mereka hayati - perang tiada tanpa akhir. Dimana dalam konteks sekarang diharapkan pemimpin BUMN ini tidak menyerah dalam keadaan, mereka tidak berkompromi dengan segala penyimpangan dan tidak meninggalkan tanggung jawab di saat organisasi atau kepentingan bangsa sedang diuji atau sedang dalam dinamika.</p>
<p>Setidaknya ada sembilan nilai yang ingin ditanamkan di dalam widya bhakti ini. Pertama, karakter dan integritas. Kedua, kepemimpinan yang hadir di garis depan. Ketiga, komunikasi tujuan dan kemampuan beradaptasi. Keempat, ketangguhan fisik dan mental. Kelima, kecerdasan strategi dan pemecahan masalah. Keenam, disipilin dalam manajemen dan eksekusi. Ketujuh, tata kelola dan etika publik. Kedepalan, pembangunan bangsa dan tujuan publik. Kesembilan, persatuan dan kepemimpinan kolaboratif.</p>
<p>"Pada akhirnya Widya Bhakti di Taman Pujaan Bangsa Margarana menjadi penghubung antara pengorbanan generasi terdahulu dan tanggung jawab generasi pemimpin masa depan. Menjadi pimimpin yang Berani menjaga kebenaran, Cepat menghadirkan solusi, dan Terhormat dalam menjalankan amanah," tutupnya. (Krs)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13960</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 13:20:47 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[REFRESH VEHICLE ACCIDENT RESCUE (VAR), BASARNAS DENPASAR TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN RESCUER DALAM PENANGANAN KORBAN TERJEPIT KENDARAAN]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/refresh-vehicle-accident-rescue-var-basarnas-denpasar-tingkatkan-kesiapsiagaan-rescuer-dalam-penanganan-korban-terjepit-kendaraan</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>JIMBARAN &ndash; Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan kegiatan refresh teknik Vehicle Accident Rescue (VAR) atau penyelamatan korban kecelakaan kendaraan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari ini, Kamis (30/7/2026) mulai pukul 08.00 Wita hingga 14.00 Wita, dan diikuti oleh 28 orang rescuer.</p>
<p>Pelaksanaan latihan diawali dengan penyampaian materi mengenai prosedur penanganan kecelakaan kendaraan, keselamatan personel (rescuer safety), manajemen lokasi kejadian, serta teknik penyelamatan korban yang terjepit menggunakan peralatan ekstrikasi. Selanjutnya, seluruh peserta melaksanakan simulasi penyelamatan berdasarkan skenario yang telah disiapkan.</p>
<p>Dalam skenario tersebut digambarkan sebuah mobil mengalami kecelakaan yang mengakibatkan munculnya kobaran api pada kendaraan. Terdapat dua korban dalam kejadian tersebut, yakni seorang pengemudi yang mengalami cedera pada bagian kaki dan terjepit di bagian depan kabin kendaraan, serta satu korban lainnya yang berada di bawah kendaraan akibat benturan keras. Tim rescuer dituntut melakukan penilaian situasi secara cepat, mengamankan area kejadian, melakukan pemadaman awal terhadap api, menstabilkan kendaraan, hingga mengevakuasi kedua korban dengan teknik yang aman dan sesuai prosedur.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_80261602311785721606322.jpg"></p>
<p>Kegiatan refresh ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel agar selalu siap menghadapi berbagai kondisi kedaruratan, khususnya kecelakaan lalu lintas yang memerlukan penanganan cepat, tepat, dan terukur. Kecelakaan kendaraan memiliki tingkat risiko yang tinggi, baik bagi korban maupun petugas. Oleh karena itu, kemampuan teknis personel harus terus diasah melalui latihan yang berkesinambungan sehingga setiap rescuer mampu mengambil keputusan dengan cepat, bekerja sesuai standar operasional prosedur, serta mengutamakan keselamatan seluruh pihak di lokasi kejadian.&nbsp;</p>
<p>Vehicle Accident Rescue (VAR) merupakan teknik penyelamatan yang dikhususkan untuk menangani korban kecelakaan kendaraan, terutama pada kondisi korban yang terjepit badan kendaraan, terperangkap di dalam kabin, maupun berada pada posisi yang berisiko mengalami cedera lebih lanjut apabila proses evakuasi dilakukan secara tidak tepat.&nbsp;</p>
<p>Dalam penanganan kecelakaan kendaraan, seorang rescuer dituntut memiliki berbagai kemampuan, di antaranya melakukan penilaian situasi, pengamanan lokasi kejadian, stabilisasi kendaraan agar tidak bergeser selama proses evakuasi, pengendalian potensi bahaya seperti kebakaran atau kebocoran bahan bakar, penggunaan peralatan ekstrikasi untuk membuka akses menuju korban, penerapan teknik medical first responder (MFR) dalam memberikan pertolongan pertama, penanganan korban dengan dugaan cedera tulang belakang menggunakan teknik imobilisasi, hingga koordinasi yang efektif antar tim selama operasi penyelamatan.</p>
<p>Melalui pelaksanaan refresh ini, diharapkan seluruh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar semakin profesional, terampil, dan siap memberikan layanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kecelakaan kendaraan yang membutuhkan tindakan penyelamatan secara cepat, aman, dan efektif. (ay/hmsdps)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13959</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:03:31 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[PENCARIAN WARGA YANG DIDUGA TERJATUH KE JURANG DI BANGLI DIHENTIKAN ATAS PERMINTAAN KELUARGA KORBAN]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/pencarian-warga-yang-diduga-terjatuh-ke-jurang-di-bangli-dihentikan-atas-permintaan-keluarga-korban</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>BANGLI &ndash; Personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem bersama unsur SAR lainnya, masyarakat dan pihak keluarga melaksanakan pencarian terhadap seorang warga yang diduga terjatuh ke jurang di Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Sabtu (25/7/2026). Dari laporan yang kemarin diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, diketahui identitas korban atas nama Ni Nyoman Ngenu (65), merupakan warga Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan. "Laporan kami terima pada hari Sabtu pukul 13.20 Wita dari I Ketut Suciawan, disampaikan warga dan pihak keluarga sudah berupaya mencari selama 5 hari, namun hasilnya nihil," terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.</p>
<p>Ni Nyoman Ngenu terakhir kali terlihat pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 00.30 Wita melalui rekaman CCTV di area Kantor Desa Peninjoan saat kondisi hujan deras. Sejak saat itu korban tidak diketahui keberadaannya. Selama lima hari, upaya pencarian telah dilakukan oleh pihak Kepolisian, keluarga, dan Masarakat, namun belum membuahkan hasil. Keluarga menduga korban terjatuh ke jurang yang berada di sekitar lokasi tersebut.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_87195190211785211743629.jpg"></p>
<p>Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 13.40 Wita Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem yang beranggotakan enam personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Setibanya di rumah keluarga korban, tim berkoordinasi sebelum memulai pencarian bersama unsur SAR gabungan, keluarga, dan warga Banjar Tampuagan. Penyisiran dimulai pukul 15.30 Wita hingga 17.45 Wita di area yang dicurigai. Tim SAR gabungan turun menyisiri jurang di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik jatuh korban. Upaya pencarian kemarin tidak juga menemukan titik terang. hingga pencarian berakhir, korban belum berhasil ditemukan.</p>
<p>Hari ini Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Bhayangkara bersama tim kembali menemui pihak keluarga. Pertemuan hari ini untuk memastikan penghentian pencarian dan penandatanganan berita acara penutupan operasi SAR. "Hasil koordinasi dengan pihak keluarga target, bahwa pencarian telah dilaksanakan selama lima hari, dari hari Senin 20 Juli 2026 sampai hari ini, 25 Juli 2026, dari hasil koordinasi bahwa pencarian dihentikan sesuai permintaan keluarga terget," terang Bhayangkara saat dimintai keterangan kemarin, Sabtu (25/7/2026). Keputusan tersebut diambil oleh pihak keluarga karena akan ada upacara keagamaan di desa tersebut dan sebelumnya pencarian telah dilakukan selama enam hari oleh warga setempat.</p>
<p>Tim SAR gabungan menyatakan siap memberikan bantuan evakuasi apabila di kemudian hari korban ditemukan dan masyarakat memerlukan dukungan dalam proses evakuasi. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini terdiri atas Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Tembuku, Koramil Tembuku, Babinsa Desa Peninjoa, Bhabinkamtibmas Desa Peninjoa, keluarga korban, serta warga Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli. (ay/hmsdps)&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13958</guid>
                <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 23:46:31 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[SUKERTI TERPEROSOK HINGGA ALAMI CEDERA KAKI, TIM SAR GABUNGAN BANTU EVAKUASI]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/sukerti-terperosok-hingga-alami-cedera-kaki-tim-sar-gabungan-bantu-evakuasi</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>BULELENG --- Seorang warga BanjarDinas Rarangan, Desa Sudaji, Buleleng mengalami nasib nahas, terperosok ke jurang kira-kira sedalam 1 meter, Jumat (24/7/2026) siang. Ketika itu sedang berlangsung upacara di Pura Puncak Cemara Geseng, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, di ketinggian 1100 Mdpl. Saat hendak beristirahat ia kurang berhati-hati dan memijakkan kaki di dasar yang labil, akhirnya terperosok jatuh ke jurang. Korban mengalami cedera kaki dan memerlukan bantuan evakuasi.&nbsp;</p>
<p>Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 16.00 Wita. "Kejadian kira-kira jam dua siang, diketahui identitas korban atas nama Luh Sukerti, perempuan, usia 40 tahun," jelas Kadek Donny Indrawan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng. Mempertimbangkan jarak waktu kejadian dengan pelaporan berdurasi cukup jauh, maka diupayakan koordinasi dengan unsur SAR terdekat. "Waktu tempuh dari Kantor kami hingga tiba di lokasi kurang lebih dua jam, dan kami menyarankan untuk dievakuasi dulu ke tempat yang lebih aman atau stabil," imbuhnya.&nbsp;</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_83837744511785211561488.jpg"></p>
<p>Segera setelah terima laporan kejadian, diberangkatkan 6 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi kejadian. Pihak keluarga, masyarakat bersama BPBD Buleleng bergerak terlebih dahulu mendekati korban dan melakukan evakuasi dari atas bukit dibawa ke tempat yang lebih aman. Pertolongan pertama dilakukan dengan membidai (menstabilkan) bagian kaki yang alami cedera, untuk meminimalisir pergerakan.&nbsp;</p>
<p>Akhirnya ada pukul 17.55 Wita, Luh Sukerti dirujuk menuju RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut dengan menggunakan Ambulance Buleleng Emergency Service (BES). &nbsp;Unsur SAR gabungan yang terlibat duantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng 6 org personel, BPBD Kabupaten Buleleng, Bhabinkamtibmas Desa Sudaji, Bhabinkamtibmas Desa Silangjana, Tim Medis Buleleng Emergency Service (BES), perangkat Desa Sudaji, keluarga korban dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13957</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 03:13:45 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENPASAR TERIMA KUNJUNGAN DELEGASI ALIANSI PASIFIK BAHAS KETANGGUHAN DESTINASI PARIWISATA]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/kantor-pencarian-dan-pertolongan-denpasar-terima-kunjungan-delegasi-aliansi-pasifik-bahas-ketangguhan-destinasi-pariwisata</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>JIMBARAN --- Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima kunjungan dari Aliansi Pasifik (Pacific Alliance) yang didampingi dari Kementerian Sekretariat Negara bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Luar Negeri, Rabu (22/7/2026). Kunjungan ke Bali ini merupakan rangkaian acara "Indonesia-Pacific Alliance Workshop on Disaster Resilient Tourism Destinations". Dalam kesempatan itu sekaligus meninjau langsung strategi pengelolaan risiko bencana dan pariwisata berkelanjutan yang diterapkan di Pulau Dewata.</p>
<p>Aliansi Pasifik (Pacific Alliance) merupakan blok integrasi ekonomi pragmatis yang dibentuk oleh Chili, Kolombia, Meksiko, dan Peru pada tahun 2011. Sebanyak 11 orang perwakilan dari keempat negara tersebut hadir langsung pada kunjungan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_38561422211785211431469.jpg"></p>
<p>Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Sekretariat Negara bekerja sama dengan BNPB tersebut berfokus pada pertukaran pengalaman dalam menciptakan destinasi pariwisata yang tangguh bencana. Yang menjadi pertimbangan Bali dipilih dalam rangkaian acara ini, karena dinilai sebagai wilayah yang representatif dan siap dalam penanganan kebencanaan.</p>
<p>Kedatangan mereka disamput hangat oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya dan didampingi jajarannya. Sesi awal dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor dan dilanjutkan sambutan dari perwakilan Biro KTLN Setneg dan Direktorat KSIA Amerip Kemenlu.</p>
<p>Dari pemaparan yang disampaikan dan juga penayangan video operasi SAR, latihan SAR mendapat apresiasi dari peserta yang hadir. Perwakilan Kemenlu mengutarakan rasa bangganya, karena didepan perwakilan Aliansi Pasifik, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bisa menampilkan aksi heroik pelaksanaan operasi SAR.</p>
<p>Pada sesi diskusi mereka terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar penanganan pada kondisi membahayakan manusia di wilayah Bali, khususnya destinasi wisata alam, seperti gunung dan perairan/pantai/ wisata tirta lainnya. Di kesempatan itu juga ditanya tentang bagaimana berkoordinasi dengan stakeholder ataupun relawan sehingga bisa merespon cepat saat keadaan darurat.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_70930330121785211441839.jpg"></p>
<p>Usai sesi diskusi, para peserta diajak untuk melihat Alut darat dan peralatan SAR, sebelum akhirnya dinerikan kesempatan untuk menonton demonstrasi evakuasi korban di ketinggian. Demonstrasi dilaksanakan di tower Gedung Bayusuta, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Kegiatan ini melibatkan 10 rescuer, dimana 2 orang diturunkan ke bawah untuk menjangkau korban dengan teknik lowering, sementara personel lainnya memasang sistem untuk kembali menaikkan 2 rescuer beserta korban.</p>
<p>Tepukan meriah dari para penonton terdengar riuh, mengapresiasi kemampuan tim rescue dalam melakukan teknik evakuasi di ketinggian. Bahkan 2 orang perwakilan negara luar ikut tertarik untuk mencoba teknik lowering tersebut. Keseluruhan demonstrasi berjalan aman dan lancar. Rangkaian acara di tutup dengan sesi foto bersama. (ay/hmsdps)&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13956</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 04:54:31 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[TIM SAR GABUNGAN EVAKUASI PENDAKI PINGSAN DI GUNUNG AGUNG]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-evakuasi-pendaki-pingsan-di-gunung-agung</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>KARANGASEM --- Seorang pendaki alami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari tadi, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.</p>
<p>Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspon dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban. "Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal pasar agung bergerak untuk mempercepat evakuasi," jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_68351332711785211136706.jpg"></p>
<p>Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.</p>
<p>Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian &nbsp;I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.</p>
<p>Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13955</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 13:38:22 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[PERLUAS JANGKAUAN PENCARIAN NELAYAN HILANG, TIM SAR KERAHKAN HELIKOPTER FINNS SGi AIR BALI]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/perluas-jangkauan-pencarian-nelayan-hilang-tim-sar-kerahkan-helikopter-finns-sgi-air-bali</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>GIANYAR --- Memasuki hari ke tiga pencarian terhadap nelayan yang hilang saat melaut di perairan Pantai Lebih, Gianyar pada jumat (17/7) masih terus dilanjutkan. Pencarian pagi ini, (19/7) oleh Tim SAR gabungan dengan mengerahkan satu unit Helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali.</p>
<p>"Pagi ini, pengerahan helikopter dilakukan untuk menjangkau area pencarian yang lebih luas dari perairan gianyar hingga perairan selat badung yang mencapai 25,6 mil laut. Harapannya korban dapat segera ditemukan," Terang Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya.</p>
<p>Ia menambahkan, upaya pencarian hari ini dengan melibatkan unsur SAR gabungan yang mencapai 95 orang. Pencarian oleh unsur SAR gabungan ini dibagi menjadi tiga SRU yaitu darat, laut dan udara.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_49033237011785210983274.jpg"></p>
<p>"Upaya pencarian di laut juga masih terus dilakukan, dua unit rubber boat dikerahkan untuk mencari keberadaan korban. Tak hanya itu, kelompok nelayan setempat juga melaksanakan upaya pencarian dengan mengerahkan 10 unit jukung pada area yang telah ditentukan," imbuh Sidakarya.</p>
<p>Dengan kekuatan alut dan personel yang memadai operasi pencarian dan pertolongan akan berlangsung secara maksimal.<br>"kami memberikan apresiasi kepada Finns dan juga SGi Air Bali atas dukungan yang luar biasa dibidang kemanusiaan khususnya dalam upaya pencarian dan pertolongan menggunakan Helikopter," ucapnya.</p>
<p>Upaya pencarian akan terus dilakukan hingga memasuki hari ke 7 dengan pengerahan alut dan personel gabungan. Pelaksanaan proses pencarian dan pertolongan tentunya dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus laut, gelombang serta kecepatan angin di lapangan. (krs)&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13954</guid>
                <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 03:20:15 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[SEBUAH JUKUNG DITEMUKAN TERDAMPAR TANPA AWAK DI PANTAI SABA]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/sebuah-jukung-ditemukan-terdampar-tanpa-awak-di-pantai-saba</link>
                <description><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>GIANYAR --- Warga sekitaran Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar dikejutkan dengan penemuan sebuah jukung terdampar tanpa awak pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.15 Wita. Awalnya Nyoman Darin (51) berangkat melaut dari Pantai Lebih, Gianyar pagi harinya, kurang lebih pukul 06.00 Wita. Dengan adanya penemuan jukung tersebut, dicurigai ia terjatuh ke laut.&nbsp;</p>
<p>Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi pada hari yang sama, pukul 17.40 Wita dari Gede Budha, Kasat Polair Gianyar. "Merespon adanya laporan orang terjatuh ke laut, kami berangkatkan 4 personel menuju pantai Saba," terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.&nbsp;</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_59200442811785210831338.jpg"></p>
<p>Pada pukul 19.30 Wita mereka baru tiba di Pantai Saba dan berkoordinasi dengan unsur SAR terkait serta pihak keluarga korban. Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai. "Tim SAR tidak menurunkan Alut laut untuk penyisiran, karena air laut surut sehinggabanyak bebatuan di bibir pantai dan juga jarak pandang sangat terbatas hingga beresiko membahayakan personel," jelas Sidakarya. Penyisiran darat dilakukan ke arah barat dan timur pantai Saba sejauh 1,5 KM dari posisi jukung terdampar. Penyisiran darat yang dilaksanakan sampai dengan pukul 22.00 Wita belum menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.&nbsp;</p>
<p>Usai berkoordinasi dengan unsur SAR terkait dan hasil komunikasi bersama pihak keluarga, upaya pencarian akan kembali dilanjutkan pagi ini. Rencana pergerakan operasi SAR &nbsp;hari ini akan menurunkan 3 unit rubber boat dan 10 jukung nelayan dengan total luas area pencarian 27,99 NM2 dan drone thermal untuk pantauan udara. Disamping itu juga digerakkan SRU darat menyisiri sepanjang bibir pantai arah barat dan timur dari lokasi penemuan jukung sejauh 3 KM.&nbsp;<br>Selama berlangsungnya proses pencarian turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI-AL, Pol Airud Polres Gianyar, Polsek Gianyar, BPBD Gianyar, Ditsamapta Polda Bali, SAR Brimob Polda Bali, Babinsa Desa Saba, Babinkamtibmas Desa Saba, Balawista Gianyar, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. (ay/hmsdps)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13953</guid>
                <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 20:49:17 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[TIM SAR GABUNGAN EVAKUASI JENASAH CREW KAPAL MV SHANDONG DE YU]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/tim-sar-gabungan-evakuasi-jenasah-crew-kapal-mv-shandong-de-yu</link>
                <description><![CDATA[<p>BENOA --- Tim SAR gabungan melaksanakan evakuasi jenasah crew kapal MV SHANDONG DE YU asal China, atas nama ZHANG WENLI (47) pada hari Selasa (14/7/2026). Kapal berangkat dari Cina hendak menuju Australia. Informasi awal diterima kemarin malam sekitar pukul 22.47 Wita dari agen Kapal MV. SHANDONG DE YU, Zumar &nbsp;(Benoa Trans Cakrawala Perkasa). Dicurigai ia mengalami gangguan kesehatan hingga sesak nafas dan tidak tergolong.</p>
<p>Dalam laporannya disampaikan adanya salah seorang crew dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pada pukul 09.00 Wita. Saat itu posisi kapal berada di Selat Badung. Setelah berkoordinasi dengan pihak kapal dan agen disepakati titik intercept berada di koordinat 8&deg;43'49.91"S - 115&deg;17'28.42"E. Estimasi jarak dari Pelabuhan Benoa sekitar 4.18 &nbsp;Nm heading 111&deg;. Selanjutnya petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menghubungi KSOP Benoa, Balai Kekarantinaan Kesehatan Benoa bersama agen kapal untuk merencanakan proses penjemputan jenasah.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_98666492721784268421961.jpg"></p>
<p>Pagi hari tadi, Selasa (14/7/2026) &nbsp;pukul 06.55 Wita diberangkatkan 4 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, 1 personel agen kapal, 1 personel BBKK menuju lokasi intercept yang sudah disepakati, dengan menggunakan Rigid Inlfatable Boat 02 Denpasar.</p>
<p>Lima belas menit berselang mereka sudah merapat di dekat kapal &nbsp;MV SHANDONG DE YU. ABK kapal mentransfer jenasah untuk kemudian dibawa menuju Pelabuhan Benoa. Pada pukul 07.55 Wita tim SAR gabungan sandar kembali di Pelabuhan Benoa. Jenasah ZHANG WENLI (47) dibawa menuju Rumah Sakit Prof Ngoerah Sanglah menggunakan ambulance jenasah.</p>
<p>Salama proses evakuasi melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Lanal Denpasar, Dit Polair Polda Bali, Polsek KP3 Benoa, KSOP Benoa, VTS Benoa, Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Kantor Bantu Bea Cukai Benoa, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar - Pos Pelabuhan Laut Benoa, Agen kapal PT. Benoa Trans Cakrawala Perkasa. (ay/hmsdps)&nbsp;</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13952</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 10:36:22 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[KORBAN TERSERET ARUS DI PANTAI PERERENAN DITEMUKAN MENINGGAL]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/korban-terseret-arus-di-pantai-pererenan-ditemukan-meninggal</link>
                <description><![CDATA[<p>BADUNG&ndash; Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban yang terseret arus di Pantai Pererenan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, pada hari kedua operasi pencarian, Senin (13/7). Korban ditemukan dalam posisi terapung-apung dan kondisi meninggal dunia. "Korban atau target itu berhasil kita dapat dengan jarak sekitar 300 meter dari LKM, pukul 13.45," terang I Made Widiantara, koordinator lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.</p>
<p>Korban diketahui bernama Christian Jonathan Made Caesar Halawa (17), warga Jalan Tibung Anyar No. 4, Banjar Kwanji, Dalung, Kabupaten Badung. Sebelumnya, korban dilaporkan terseret arus saat berenang bersama dua rekannya di Pantai Pererenan pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 17.40 Wita. Saat kejadian, gelombang laut cukup besar. Satu rekan korban berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya berhasil diselamatkan oleh Tim Balawista Pantai Pererenan. Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari Polair Polsek Kuta Utara pada hari Minggu.</p>
<p><img src="https://denpasar.basarnas.go.id/storage/uploads/posts/mceu_82037748411784268130369.jpg"></p>
<p>Operasi SAR hari kedua diawali dengan briefing dan pembagian tugas. Tim SAR gabungan kemudian mengerahkan SRU laut menggunakan 1 unit rubber boat untuk melakukan penyisiran di perairan, sementara SRU darat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir ke arah timur dan barat dari lokasi kejadian.</p>
<p>Pada pukul 13.15 Wita diterbangkan drone thermal ke arah barat daya dari lokasi kejadian, dan 15 menit kemudian korban terpantau mengapung. Informasi tersebut segera diteruskan kepada SRU laut yang kemudian bergerak menuju titik lokasi dan selanjutnya mengevakuasi korban. Jenazah dibawa menuju pesisir Pantai Pererenan. "Pada pukul 15.35 Wita orban dievakuasi dengan menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju ke Rumah Sakit Mangusada," ungkapnya.</p>
<p>Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Satbrimob Polda Bali, Polairud Polres Badung, BPBD Kabupaten Badung, Balawista Munggu, ORARI Bali, serta keluarga korban. (ay/hmsdps)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13951</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 00:34:04 +0700</pubDate>
                            </item>
                    <item>
                <title><![CDATA[331 SISWA SISWI DIBERIKAN EDUKASI DASAR SAR]]></title>
                <link>https://denpasar.basarnas.go.id/berita/331-siswa-siswi-diberikan-edukasi-dasar-sar</link>
                <description><![CDATA[<p>JEMBRANA --- Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana melaksanakan kegiatan edukasi Kesiapsiagaan Bencana dan Pertolongan Pertama dalam Situasi Darurat kepada 331 siswa-siswi SMKN 2 Negara. Kegiatan berlangsung pukul 08.45 Wita hingga 09.45 Wita di Lapangan SMKN 2 Negara.</p>
<p>Dua personel Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana hadir sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana serta keterampilan dasar yang dapat dilakukan saat terjadi keadaan darurat.</p>
<p>Materi yang disampaikan meliputi: Pengenalan BASARNAS dan tugas pokoknya dalam operasi pencarian dan pertolongan, teknik evakuasi korban secara aman dan tepat dan pertolongan pertama dalam situasi darurat sebagai upaya penyelamatan awal sebelum bantuan medis tiba. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kewaspadaan, kemampuan mengambil tindakan yang benar saat menghadapi keadaan darurat, serta menumbuhkan budaya peduli terhadap keselamatan diri dan sesama.</p>
<p>Seluruh siswa-siswi SMKN 2 Negara mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif berinteraksi selama sesi edukasi, dan menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Diharapkan, ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Basarnas hadir bukan hanya saat operasi penyelamatan, tetapi juga melalui edukasi untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi kondisi darurat. (ay/hmsdps)</p>]]></description>
                <author><![CDATA[Admin Denpasar <admin.denpasar@basarnas.go.id>]]></author>
                <guid>https://denpasar.basarnas.go.id/13950</guid>
                <pubDate>Mon, 10 Aug 2026 15:14:49 +0700</pubDate>
                            </item>
            </channel>
</rss>
