MENJALANKAN TRADISI PENYERAHAN SK CPNS UNTUK MEMPERKUAT PEMBENTUKAN RESCUER MUDA YANG TANGGUH

JIMBARAN --- Seluruh CPNS Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar berjumlah 30 orang beserta 4 orang PPPK menerima SK (surat Keputusan) bertandatangan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Kamis (19/6/2025). Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Seperti terdahulu yang mana sudah menjadi tradisi, para calon-calon rescuer muda ini melaksanakan kesemaptaan dan latihan fisik, dilanjutkan long march. Perjalanan ditempuh dari Pantai Muaya hingga tiba di kantor dengan membawa bendera tunggul (bersimbol BIMA - Bersih Integritas Melayani Akuntabel)
Setibanya di Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, dimulailah tradisi menyiramkan air bunga 7 warna kepada CPNS. Kemudian mereka memberikan penghormatan dan mencium bendera tunggul juga bendera pataka. Tak hanya sebagai tradisi, namun sarat akan makna yang dalam. Warna-warni bunga-bunga dalam air berwadahkan kendi ini melambangkan berbagai aspek kehidupan dan harapan, seperti kesucian, kedamaian, keharmonisan, dan keberkahan. Menurut kearifan lokal, siraman dengan air bunga 7 rupa dipercaya membersihkan jiwa dan raga, serta mempersiapkan seseorang untuk memasuki babak baru dalam hidupnya. "Para penerus sebagai insan SAR akan memulai dalam tahapan baru kehidupan mereka, sebagai abdi negara yang menjunjung ketaatan, kedisiplinan dan terutama adalah nilai-nilai kemanusian dalam menjalankan tugas pencarian dan pertolongan," pungkas Nyoman Sidakarya.
Tahap akhir dari rangkaian acara tersebut yakni penyerahan Surat Keputusan oleh Kepala Kantor dengan pendampingan para pejabat sekaligus pemberian ucapan selamat. Dalam akhir sambutannya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengungkapkan rasa bangganya karena seluruh peserta yang mengikuti orientasi telah berhasil melalui proses pembinaan dan pembelajaran. Tak lupa, ia juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh pegawai yang sudah terlibat secara totalitas dan ikhlas untuk mebimbing generasi penerus bangsa. "Apresiasi dan terimakasih kepada pegawai yang terlibat dari awal hingga hari ini, sudah ikhlas dan bersungguh-sunggih membimbing adik-adiknya," tutup Sidakarya. Menurutnya pembinaan ini tak berhenti hanya saat ini, namun akan berlanjut seterusnya hingga terbentuk personel yang profesional, terlatih, kompeten dan teruji. (ay/hmsdps)