PELATIHAN MFR GUNA TINGKATKAN KOMPETENSI DAN PROFESIONALITAS

JIMBARAN - Kegiatan pelatihan MFR (Medical First Responder) angkatan 52 telah berlangsung selama 20 hari. Sebanyak 37 tenaga Pencarian an Pertolongan Kantor Pencarian an Pertolongan Denpasar mengikuti kegiatan tersebut. Selain pranata pencarian dan pertolongan, turut serta personil dari KN SAR Arjuna 229. 

Para peserta pelatihan MFR dibekali berbagai ilmu tentang pertolongan pertama pada korban yang memerlukan penaganan dini. Terlibat sebagai instruktur yakni 6 orang dari JFT Perawat, Instruktur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, dan Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng. Setelah mendapatkan pembekalan materi, para peserta diwajibkan mengikuti ujian tertulis maupun praktik.Pada hari Jumat, (1/11/2024) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya,S.H. menutup secara resmi Pelatiahan MFR. Hadir pula perwakilan dari Direktorat Bina Tenaga dan Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Basarnas sebagai penjamin mutu. Di acara penutupan itu terpilih 3 orang peserta terbaik dan menerima piagam penghargaan. 

Sebagai tanda berakhirnya pelatihan, maka dilakukan pelepasan tanda peserta secara simbolis serta penyerahan laporan kegiatan kepada perwakilan Basarnas Pusat. Sebanyak 37 pranata pencarian dan pertolongan (rescuer) Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengikuti pelatihan dengan antusias. Tiga puluh enam (36) peserta dinyatakan lulus dan 1 orang lainnya mendapat surat keterangan mengikuti kegiatan dikarenakan sakit. (ay/hmsdps)