PENCARIAN WNA ASAL RUSIA DI WATER BLOW BELUM MENEMUKAN TITIK TERANG
NUSA DUA --- Seorang WNA asal Rusia terseret arus di perairan Nusa Dua, Kuta Selatan, Jumat (5/3/2026) siang. Menurut laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, korban bersama 2 orang sedang bermain surfing. Tiba-tiba mereka terseret arus, dan IURII ORLOV (64) berusaha menyelamatkan 2 orang lainnya. Namun setelahnya ia terbawa arus dan tidak bisa kembali ke daratan.
"Petugas siaga kami terima informasi pada pukul 13.55 Wita dari Polair Nusa Dua, meminta untuk bantuan SAR," jelas I Nyoman Sidakarya, selalu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Menurut laporan, perkiraan waktu kejadian sekitar pukul 12.05 Wita. Merespon hal itu, diberangkatkan 8 personel menuju seputaran lokasi kejadian dengan menggunakan rigid bouncy boat (RBB).
"Tadi tim SAR bergerak dari Kantor Basarnas Bali, Jimbaran kurang lebih pukul 14.20 Wita sebanyak 4 personel," terangnya. Sementara itu SRU laut bertolak dari Dermaga KN SAR Arjuna 229, Pelabuhan Benoa pada pukul 14.45 Wita. Penyisiran dilakukan hingga pukul 17.25 Wita dengan hasil masih nihil. Tim darat sempat menyisir di seputaran Pantai Water Blow, dan tidak menemukan ada tanda-tanda keberadaan korban. Keterangan dari tim di lokasi, upaya pencarian sempat terkendala ombak tinggi dengan angin sangat kencang.
"Koordinasi sekaligus pemapelan juga kami lakukan dengan VTS Benoa, memberikan informasi kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan, dan melaporkan apabila ada penemuan," tutup Sidakarya.
Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Pos Nusa Dua, Security ITDC, Pihak Hotel Nusa Dua, Pemadam ITDC, Balawista Badung, PAMOPID Polda Bali serta pihak keluarga korban. (ay/hmsdps)