SOSIALISASI PEMANFAATAN HELI DALAM EVAKUASI BERSAMA SGi AIR BALI


BADUNG --- Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bekerjasama dengan SGi Air Bali, mengadakan sosialisasi singkat tentang operasional pemanfaatan heli saat pelaksanaan evakuasi korban. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2025.

Setelah pengenalan awal dalam materi kelas, hari ini peserta sosialisasi diajak melihat langsung Heli SGi Air Bali yang bertempat di Benoa. Dilihat dari penempatan posisi pada belakang pilot, memang didesain untuk bisa digunakan evakuasi. Ada bagian yang disediakan sebagai tempat meletakkan tandu. Sebelumnya heli ini sudah digunakan 2 kali mengevakuasi korban WNA yang alami cedera di Gunung Rinjani.



Di kesempatan ini, selaku narasumber dari SGi Air Bali yakni Wahyu bertugas sebagai Chief Loadmaster sekaligus Rescue Crew Officer. Waktu singkat yang ada dimanfaatkan dengan maksimal. Penjelasan yang disampaikan diantaranya terkait regulasi penerbangan sipil, persiapan Heli terbang, saat mengudara dan ketika landing. Diterangkan juga potensi-potensi yang bisa membahayakan selama operasional heli.

Sosialisasi ini diadakan dalam rangka pelaksanaan Latihan Kesiapsiagaan Pencarian dan Pertolongan, yang rencananya diselenggarakan pada Kamis, 14 Agustus 2025 di Pantai Melasti. Kerjasama Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dengan pihak SGi Air Bali terus berkelanjutan. "SGi Air Bali sudah 3 kali terlibat pada operasi SAR, tentunya kolaborasi ini akan dimaksimalkan untuk meningkatkan kemampuan ataupun sinkronisasi kedua belah pihak," jelas I Nyoman Sidakarya, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Ia sangat berterimakasih atas kesediaan SGi Air Bali bersama-sama dalam melaksanakan tugas pencarian dan pertolongan. (ay/hmsdps)