KONSULAT AMERIKA SERIKAT KUNJUNGI BASARNAS BALI, BAHAS PENANGANAN DARURAT DAN KERJA SAMA BIDANG SAR

 
JIMBARAN — Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima kunjungan perwakilan Konsulat Amerika Serikat, Bryan Cox selaku Kepala Konsul dan didampingi Jhosep Curtin Konsul, Konsuler Agensi Bali serta Velyana selaku Konsuler Asisten yang ada di Bali (27/08/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi serta membahas dukungan dan kerja sama dalam penanganan kondisi darurat, khususnya yang melibatkan warga negara asing di wilayah Indonesia, Bali khususnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya memaparkan profil, tugas, dan fungsi dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan (SAR). Penjelasan mencakup penanganan berbagai kondisi kedaruratan, mulai dari kecelakaan udara, kecelakaan darat, kecelakaan laut hingga bencana alam. Selain itu, I Nyoman Sidiakarya juga menjabarkan terkait wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar serta sumber daya yang dimiliki Basarnas Bali dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Dalam sesi diskusi, Bryan menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait mekanisme penyampaian informasi korban, dukungan SAR lintas wilayah, pelatihan, kerja sama internasional, serta perkembangan penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menanggapi pertanyaan mengenai informasi daftar nama korban disampaikan bahwa pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Dijelaskan misalkan dalam kecelakaan kapal (pelayaran) berkomunikasi dengan Kesyahbandaran dan KSOP.
Terkait kemungkinan permintaan bantuan apabila warga negara Amerika Serikat mengalami kondisi darurat di luar Bali, diutarakan bahwa dukungan pencarian dan pertolongan tetap dapat diberikan melalui mekanisme koordinasi dengan kantor SAR yang memiliki wilayah kerja di daerah tersebut.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar juga mengupayakan penyelenggaraan pelatihan, namun saat ini masih menghadapi keterbatasan akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran pada tahun berjalan. Meski demikian, peningkatan kapasitas personel tetap menjadi perhatian dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Disamping itu kerja sama dan latihan bersama dengan negara lain sebelumnya telah dilakukan, di antaranya dengan Malaysia dan Australia. Kedepannya Basarnas Bali berharap dapat membuka peluang kerja sama dan joint training dengan Amerika Serikat guna meningkatkan kemampuan dan pengalaman dalam bidang pencarian dan pertolongan.
Jhosep menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Basarnas Bali atas dedikasi dan bantuan yang telah diberikan dalam menangani berbagai kejadian yang melibatkan masyarakat internasional, khususnya warga negara Amerika Serikat di Indonesia. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Basarnas Bali yang selama ini telah membantu warga internasional, khususnya warga Amerika Serikat, dalam berbagai kejadian yang terjadi di Indonesia,” ujar Mr. Jhosep.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian sertifikat dari Konsulat Amerika Serikat kepada pihak Basarnas Bali sebagai bentuk apresiasi. Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, Basarnas Bali juga menyerahkan plakat kepada perwakilan Konsulat Amerika Serikat. Pertemuan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Basarnas Bali dan Konsulat Amerika Serikat, terutama dalam memastikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang cepat, tepat, dan profesional bagi seluruh masyarakat, termasuk warga negara asing yang berada di Indonesia. (ay/hmsdps)