MASIH BELUM DI TEMUKAN HARI KE EMPAT, TIM SAR GABUNGAN SISIR PANTAI KUTA

BADUNG --- Tim SAR Gabungan masih terus berupaya untuk menemukan dua anak yang terseret arus Pantai Kuta, pada Minggu (7/6/2026) sore hari sekira pukul 18.05 Wita. Sebelumnya korban yang bernama Airlangga Andrianto (13 tahun) dan Noval Aditya Saputra (8 tahun) sedang asik bermain bola di pantai tersebut. Korban bersama dengan temannya asik bermain bola di pinggir pantai, namun tiba - tiba bolanya terlempar ke laut. Korban kemudian bergegas mengambil bola ke tengah laut, sayangnya tubuh mereka hilang terseret arus.


Ditemui saat mengunjungi keluraga korban di lokasi kejadian, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya, S.H.,M.M. menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang dialami pihak keluarga korban. "Saya prihatin dengan kejadian ini, tapi Tim SAR gabungan akan terus berupaya untuk melakukan pencarian kepada kedua orang korban," imbuhnya. Ia menambahkan, pada hari ke empat ini Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melaksanakan penyisiran darat dan laut. Untuk penyisiran laut kita mengerahkan satu unit rubber boat dengan luas area pencarian mencapai 2,33 NM². Selain itu pihak Balawista pantai kuta juga menurunkan satu unit jetski dengan luas pencarian mencapai 2,17 NM².


"Guna memaksimalkan pencarian pada titik - titik tertentu melalui udara, kita mengerahkan drone thermal. Harapannya korban dapat kita temukan hari ini, jika belum ditemukan akan dilanjutkan pencarian hingga hari ke tujuh," terangnya.
Hingga saat ini upaya pencarian telah dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok hari dengan melibatkan unsur SAR gabungan lainnya. (Krs/Hms)