TINGKATKAN KEMAMPUAN, BASARNAS BALI GELAR SIMULASI PENYELAMATAN DI AIR


BADUNG --- Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar melaksanakan simulasi penyelamatan di air dalam rangka Latihan Pencarian dan Pertolongan (SAR) Satuan di Air pada Kamis pagi, 25/6/2026. Latihan yang melibatkan sekitar 33 orang personel Basarnas Bali bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, koordinasi, dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi operasi pencarian dan pertolongan khususnya di wilayah perairan.

Simulasi yang dimulai sejak pukul 08.00 hingga pukul 10.00 Wita menggambarkan kondisi penanganan kejadian yang sebenarnya. Rangkaian simulasi meliputi penerimaan laporan awal, pelaksanaan tindak awal, pengerahan personel dan alut, proses evakuasi korban, hingga penanganan medis di lokasi kejadian.



"Dalam latihan ini perlu kita tingkatkan kemampuan, karena tugas kita adalah melaksanakan operasi SAR, tentunya juga yang terjadi di perairan," terang Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, S.H.,M.M.

Ia menambahkan, selain untuk membina kemampuan para personel, latihan SAR satuan ini juga untuk menguji prosedur operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam satu tim atau unit khusus.

"Koordinasi dan komunikasi juga sangat penting dalam simulasi ini, sehingga nantinya lebih memudahkan saat terjadi di lokasi Operasi SAR," tegas Nyoman.

Latihan SAR satuan di air yang dimulai sejak kemarin diharapkan mampu menjadikan personel Basarnas Bali semakin terampil dan siap dalam melaksanakan misi kemanusiaan, khususnya operasi SAR di wilayah perairan yang memiliki tingkat risiko dan tantangan tinggi. (Krs)